astralaga

Menuju Astralaga

Setelah berpartisipasi dalam Arabic Fair UNS dan Kalibrasi 2023, Madrasah Putri At-Taqwa kembali mengikutsertakan santriwatinya dalam ajang lomba. Lomba yang kali ini diikuti adalah Astralaga: Brotherhood of Toxophilites, lomba panahan tingkat nasional yang diadakan oleh KPBI (Perkumpulan Panahan Berkuda Indonesia).

Setelah berpartisipasi dalam Arabic Fair UNS dan Kalibrasi 2023, Madrasah Putri At-Taqwa kembali mengikutsertakan santriwatinya dalam ajang lomba. Lomba yang kali ini diikuti adalah Astralaga: Brotherhood of Toxophilites, lomba panahan tingkat nasional yang diadakan oleh KPBI (Perkumpulan Panahan Berkuda Indonesia).

A***ia KH dan H****ah H. adalah santriwati yang bergabung sebagai peserta. Ustazah Hepi selaku guru olahraga mendampingi mereka berdua.  Mereka berangkat pada Jumat 20 Oktober untuk mengikuti lomba pada keesokan harinya yang dimulai sekitar pukul 7 pagi.

Meski belum dapat meraih juara pada ajang kali ini, kedua santriwati sangat excited dengan pengalaman-pengalaman yang mereka dapatkan. Bahkan mereka sudah menemukan drama sebelum sampai di lokasi.

“Sempat ketahan di stasiun karena bawa panah,” ujar mereka menceritakan pengalaman ketika hendak berangkat ke Astralaga menggunakan KRL Solo-Jogja. Rupanya mata panah yang mereka bawa terdeteksi oleh detektor logam.

“Jadi kita harus ngurus izin dan berangkat pakai kereta setelahnya.”

Mereka juga menjelaskan, bahwa dari pengalaman yang mereka alami, ada hal-hal yang perlu diperhatikan bagi pihak madrasah ketika mengirimkan santriwatinya untuk mengikuti lomba panahan.

“Harus ada orang yang ikut tapi bukan sebagai peserta, untuk bantu ngurus kebutuhan peserta, misal ngambilin anak panah,” jelas A***ia.

“Anak panahnya jangan beda-beda (jenisnya dan bahannya),” A***ia menceritakan arahan dari panitia, “Nanti misal udah stabil pakai satu anak panah, kalau ganti ngestabilinnya lagi susah.”

Walaupun bersaing dalam perlombaan, mereka banyak berkenalan dengan peserta lain.

“Pas akhir juga, ada yang dadahin aku,” H****ah menceritakan salah satu peserta yang melambaikan tangannya dari mobil ketika hendak pergi meninggalkan lokasi.

Alhamdulillah, saya sangat bersyukur mereka mendapat banyak pengalaman berharga. Mereka juga mendapat pengetahuan baru tentang kompetisi panahan. Saya berharap hal-hal itu dapat membantu mereka ketika mengikuti kompetisi panahan lain dan mereka dapat berbagi dengan adik-adik kelas maupun teman.

Semoga dengan mengikutsertakan santriwati-santriwatinya dalam kompetisi panahan dapat menambah cinta santriwati Madrasah Putri At-Taqwa terhadap sunah Nabi tersebut. Aamiin.

ditulis oleh: Masvans

Leave a Reply